Alun Alun

alun alun
raya yang terbatas
bertepi akasia berkaki trotoar
sunyi pecah derap pengembara malam
riuh penjaja beratap langit

alun alun dan gerimis yang menangis
atas malam setara siang
terik, gemuruh, gaduh

alun alun
dan kita dalam seonggok rindu yang bimbang
ketika cinta semakin samar
oleh mendung ke egoan
syahdu menjadi gagu karna kebodohan

mungkin (c)emas itu seperti petir
memetik hujan dari dahandahan langit
deras dan menjadi bah
melaut pada laman jejak kita kemarin
hingga esok semuanya seperti tak pernah ada.


Bagaimana Tanggapan Anda Tentang Artikel Alun Alun Ini ?..
1
Suka Suka

Tidak Suka

Membosankan

This post was written by...

– has written 108 posts on Ari Warna.

seorang programer sudah barang tentu tahu dan jago tentang code php, css, html, javascript dan temen-temennya, namun tidak semua programer tahu dan handal tentang kode yang di berikan oleh makluk yang paling misterius yaitu WANITA. di sini ada sisi lain tentang curahan hati canda dan tangis programer autis. ariwarnadotcom [programer juga manusia]

Contact the author

Silence is gold, but talk about a good thing is a pearl.
lets say something about the article in a comment below, or just to saying hello

Leave a Reply