Juli 16, 2018

Belajar dari kepompong

Belajar Dari Kepompong

sebuah artikel untuk pembelajaran dan renungan.

Suatu hari seorang anak berjalan di pekarangan rumah nya
Kemudian mata nya tertuju tiga buah kepmpong yang menggantung pada sehelai daun bunga
Yang ada di halaman rumah,,,
Ia yang mendengar dari cerita bahwa inilah proses di mana se ekor ulat akan emnjadi kupu kupu
Dari situ anak ini hendak membuktikan kebenaran cerita tersebut
Maka di ambilah satu dari tiga kepompong tersebut,kedua kepompong masih ia biarkan menggantung di bawah daun bunga halaman rumah nya
Di bawa nya kepompong tersebut kedalam,ia taruh dalam sebuah toples yang bersih dan transparan
Dengan niatan agar si anak ini mudah melihat perubahan pada wujud kepompong ini setiap hari nya
Ke esokan si anak melihat kepompong yang ia pelihara tersebut masih dalam bentuk yang sama
Terlintas dalam fikiran nya
” apakah tidak mati nanti kalo kepompong ini tidak saya beri makan dan minum
Tapi apa ya makanan kepompong ini”
gerutu anak ini dalam hati nya…
Kemudian anak ini mengambil selembar daun bunga kertas yang banyak tumbuh di depan rumah nya
Ia masuk kan daun itu kedalam toples tempat kepompong itu ia pelihara,tak lupa ia juga meneteskan setes air dengan niatan agar kepompong itu dapat meminum nya
Begitu setiap hari si anak ini memperlakukan kepompong tersebut, hingga sepuluh hari kemudian
Ia mendapati kepompong ini sudah membusuk dengan bau yang menyekat,,,
“ ahh bohong cerita orang orang itu ternyata….
Kepompong ini tak akn pernah menjadi kupu kupu…
Kepompong hanyalah ulat yang akan mati”

Begitu guman si anak sambil membawa toples keluar hendak membuang kepompong yang sudah membusuk itu
Saat sampai di halaman ,tak sengaja ia melihat satu dari dua kepompong yang kemaren,bergerak gerak dan terlihat dari lubang kecil
Kaki kaki se ekor kupu kupu berusaha mengeluarkan sebagian tubuh dan sayap sayap nya yang masih terjepit
Di antara kulit kepompong yang sudah rapuh, maka segera ia meletak kan toples yang ia bawa
Dan menghampiri seraya memungut kepompong yang sudah setengan bentuk kupu kupu itu
Ia taruh di atas telapak tangan kiri nya
Sementara tangan kanan nya mencoba membantu kupu kupu tersebut keluar,dengan memotong sisa sisa kulit kepompong yang masih menjepit
Akhir nya kupu kupu itu bisa keluar,namun tubuh nya terlihat lentur begitu juga sayap sayap nya
“ohh begini rupa nya kupu kupu yang masih bayi
Lebih baik aku rawat bayi kupu kupu ini hingga ia bisa terbang”
Kata anak kecil itu dalam hati nya
kepompong
Ke esokan nya ketika si anak duduk de teras rumah nya,,
Ia melihat se ekor kupu kupu hinggap pada satu kepompong yang tersisa kemaren
Si anak menghampiri nya ketika hendak menangkap kupu kupu tersebut,tiba tiba kupu kupu itu jatuh ke tanah
Karena tangan anak itu menyentuh salah satu ranting hingga membuat nya bergoyong
Sesaat ketika tangan si anak hendak mengambil , kupu kupu tersebut pun terbang
Dan si anak melihat kepompong yang kemarin masih keras menggantung pada daun itu
Kini tinggal kulit yang rapuh dan tanpa isi..
“oo itu kupu kupu dari kepompong yang ini,”
Kata si anak sambil meremas kulit kepompong yang masih menggantung,
Si anak segera berlari kedalam rumah,untuk melihat kupu kupu yang ia tolong kemaren
”kupu kupu yang kemarin berarti juga sudah bisa terbang”
Begitu si anak ini berfikir
Namun anak ini masih mendapati kupu kupu yang kemarin masih dengan tubuh yang lentur dengan sayap sayap nya yang melepuh
Kupu kupu tersebut hanya bisa berjalan,dengan perlahan karena terlihat berat dengan badan nya yang lentur dan sayap sayap nya yang mengkerut

Sahabat ku,,kira nya begitulah sebuah perjalanan,
Tuhan itu maha bijak bahkan dari segala kebaikan yang mampu kita nalar
Maha Tahu dari segala ilmu pengetahuan yang manusia cipatakan
Begitu juga dengan kita bila suatu saat mengalami sebuah kesulitan
Tuhan mungkin tak akan serta merta memberikan pertolongan yang mutlak
Tuhan mungkin tak akan menjawab doa doa kita dengan jawaban yang terang menurut pandangan kita
Tuhan menganugerahkan kita,mata ,hati,tenaga dan beribu nikmat lain nya
Untuk segala harap yang mungkin suatu saat akan menjadi doa dan pinta kita pada Nya
Dengan mata kita akan mampu melihat
Bagaimana masih banyak orang yang hidup lebih menderita dari kita saat kita berharap mulia
Tuhan memberikan hati dan perasaan,hingga kita akan mampu saling kasih mengasihi
Ketika kita berharap sebuah pertolongan
Tuhan memberikan kekuatan pada kesempurnaan fisik kita untuk mampu bekerja
Ketika kita berharap menjadi kaya

Tuhan tak pernah salah karena menciptakan kita,,,
Walau bagaimanapun keadaan yang menyertai kehidupan ini
Karna Tuhan punya sebuah jawaban

Semoga manfaat.

About The Author

seorang programer sudah barang tentu tahu dan jago tentang code php, css, html, javascript dan temen-temennya, namun tidak semua programer tahu dan handal tentang kode yang di berikan oleh makluk yang paling misterius yaitu WANITA. di sini ada sisi lain tentang curahan hati canda dan tangis programer autis. ariwarnadotcom [programer juga manusia]

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *