Membiarkan kau pergi adalah puisi cinta yang di tulis oleh "Lara Luka" dengan aroma kesedihan yang kental, hanya sekedar tulisan so... checkidot Saat ini telah dibuka tabir dari mata bathinku Aku datang untuk melihat isi hatimu tuk terakhir kalinya Karena aku tahu tak ada kekuatan untuk dapat mengembalikan dirimu ke...
AriWarna
2
  |  0
Biduk Cinta Yang Terkaram adalah puisi yang menceritakan kesedihan seorang insan dimana cintanya harus kandas, dan hanya menjadi sebuah kenangan yang tak bisa ia lupakan. hanya sekedar tulisan so lets cekidot. di antara riak yang lembut membiru perlahan ku kayuh sampan kecil menuju dermaga hatimu di iringi spoi yang dingin...
AriWarna
0
  |  0
puisi cinta - Kalam rindu berikut Aw akan coba sajikan sepenggal puisi romantis tentang sebuah kerinduan kepada seseorang kekasih hati. padamu rindu ini menjadi maha ketika jari tak lagi mampu membilang dan kita semakin ke ujung yang tepi namun aku masih yakin, langit kita adalah satu biarkan saja cinta ini...
AriWarna
0
  |  0
alun alun raya yang terbatas bertepi akasia berkaki trotoar sunyi pecah derap pengembara malam riuh penjaja beratap langit alun alun dan gerimis yang menangis atas malam setara siang terik, gemuruh, gaduh alun alun dan kita dalam seonggok rindu yang bimbang ketika cinta semakin samar oleh mendung ke egoan syahdu menjadi...
AriWarna
2
  |  0
Puisi Cinta Kau Dan Sekuntum Pagi Puisi Cinta : nafas mu adalah embun,melati,dan sang fajar teduh menwangi dan menghangat kan senyum mu adalah sekuntum mawar dengan rona yang terpancar ketika kilau embun mebasuh jasad mu yang ranum laksana kuncup yang lahirkan mekar dimana masih kau sisakan perak cahya rembulan juga...
AriWarna
2
  |  0
Puisi Cinta : Kau Abadikan Hujan Dalam Seikat Pelangi Senja ketika hijau telah menguning dan layu satu persatu pun berguguran ketika mekar telah tanggal ketika kuncup tak lagi menghias tangkai ketika yang lain telah kering terbakar waktu di bening kedua mata indah mu masih kau simpan teduh hingga sekuntum melati...
AriWarna
1
  |  0
Tak jemu menapaki setiap lekuk puisi prasasti syahdu di sepanjang ragamu dari mukadimah indah terangkum dalam tutur hingga hamdalah yang kau gubah menjadi sifat [ads1]akulah pemujamu dalam setiap nafas sedari pagi dalam harap hingga senja dalam setangkai mimpi tiada terjeda disetiap untaian doa engkaulah puisi yang tak tersurat hanya tersirat...
AriWarna
1
  |  0
rindu ini telah ada sebelum jarak menjadi alasan bahkan jauh sebelum cinta terangkum madah sedari takdir menuliskanmu seraya asa bermukim dalam lelap yang paling bisu maka tak perlu lagi aku mengutarakan setara nestapa dan air mata adalah mutiara relungku yang hanya padamu selagi senyum tak mampu menuntaskan riuh renjana ketika...
AriWarna
1
  |  0
Kahlil Gibran : Antara anak raja dan anak monyet Betapa anehnya yang disebut "Waktu" dan betapa ganjilnya kita ini! waktu telah benar-benar berubah, ia telah merubah kita. waktu telah menggeser langkahnya kedepan, mukanyatak tertutup, memperingatkan dan membesarkan hati kita kemarin kita telah mengeluh soal waktu, dan tubuh kita gemetar ketika...
AriWarna
1
  |  0
Berikut admin akan mencoba menuliskan beberapa puisi karya dari maestro tersohor Bunda Helvy Tiana Rosa  Admin Ambil dari salah satu buku beliau yang berjudul Mata Ketiga Cinta  mungkin anda tertarik untuk mengoleksi salah satu dari beberapa puisi berikut untuk menjadi penghuni salah satu lembar buku diary anda. . :) Cintamu...
AriWarna
1
  |  0