Puisi Cinta : Kau dan sekuntum Pagi

Puisi Cinta Kau Dan Sekuntum Pagi

puisi-cinta-AriWarna
Puisi Cinta : nafas mu adalah embun,melati,dan sang fajar
teduh menwangi dan menghangat kan
senyum mu adalah sekuntum mawar dengan rona yang terpancar
ketika kilau embun mebasuh jasad mu yang ranum
laksana kuncup yang lahirkan mekar
dimana masih kau sisakan perak cahya rembulan
juga binar gemerlap bitang yang berkilau
pada kelopak kelopak setangkai bunga

dan setiap hilai rambut mu adalah kesempurnaan
yang tak mampu aku kira berapa
yang tak mampu aku eja bagaimana
rayu ku slalu saja patah pada tuturmu yang bijak
puji ku pun selalu saja tenggelam
dalam manja mu yang tak hanya sekedar
selalu saja kau lebih dari apa yang aku kira

dan kemudian aku akan terdiam
dalam kagum yang teredap
menjadi satu bait puisi
yang hanya mampu aku tuliskan
namun di depan mu
bibir ku slalu gagu untuk mengucap kan

kau seperti pagi…
ketika aku terjaga dari pelukan pekat nya malam
sajikan ribuan warna,irama,panorama semesta


Bagaimana Tanggapan Anda Tentang Artikel Puisi Cinta : Kau dan sekuntum Pagi Ini ?..

Suka Suka

Tidak Suka

Membosankan

This post was written by...

– has written 102 posts on Ari Warna.

seorang programer sudah barang tentu tahu dan jago tentang code php, css, html, javascript dan temen-temennya, namun tidak semua programer tahu dan handal tentang kode yang di berikan oleh makluk yang paling misterius yaitu WANITA. di sini ada sisi lain tentang curahan hati canda dan tangis programer autis. ariwarnadotcom [programer juga manusia]

Contact the author

Silence is gold, but talk about a good thing is a pearl.
lets say something about the article in a comment below, or just to saying hello

Leave a Reply